Taufik: DPRD Setuju Usulan Anggaran Asalkan untuk Rakyat

FOKUS-NEWS.COM

BANDUNG – JABAR | Ketua DPRD Jawa Barat (Jabar), Taufik Hidayat mengaku pihaknya tak keberatan soal penaikan pagu anggaran yang kini sedang diusulkan pemerintah provinsi (pemprov) Jabar untuk bencana alam.

Hal itu menanggapi keluhan Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang menyebut anggaran pemerintah provinsi Jabar untuk penanganan bencana alam minim lantaran anggaran yang diajukan ke DPRD mengalami pemangkasan besar-besaran.

“Jadi kalau kata Pak Gub tadi diajukan 50 M tinggal 25 M yang disetujui, Saya kira dari kita (DPRD) justru setuju-setuju saja pak,” kata Taufik di sela diskusi yang digelar pada forum Komunikasi Pembangunan Daerah (KOPDAR) Jabar yang melibatkan sejumlah unsur pimpinan dari legislatif dan eksekutif di The Green Forest Resort, Bandung, Kamis (6/2).

Lanjut Taufik, pihak DPRD sejauh ini selalu mendukung kebijakan pemerintah Jabar dalam hal persetujuan anggaran, tak terkecuali di bidang penanganan becana alam.

“Saya yakin seluruh anggota DPRD akan menyetujui sekaligus mendukung apa yang diajukan oleh eksekutif,” ujarnya.

Meski demikian, Taufik yang juga Ketua DPD Gerindra Jabar itu mengatakan persetujuan itu bukan tanpa alasan.

Menurutnya, sepanjang kebijakan yang dibuat oleh pemprov Jabar sejalan dengan aspirasi dan kebutuhan rakyat, maka hal itu sudah pasti mendapat lampu hijau dari DPRD.

“Jadi kalau untuk rakyat kita jangan tanggung-tanggung. Kalau untuk rakyat lebih baik kita bertanggung jawab secara keseluruhan,” tandas Taufik.

Terkait dana bencana alam Jabar yang dinilai Gubernur Ridwan Kamil masih terlalu kecil rencananya akan dikaji ulang bersama DPRD.

Taufik memastikan seluruh anggota DPRD Jabar akan mengakomodir usulan anggaran untuk bencana alam Jabar yang kini sedang diusulkan pemprov Jabar.

Namun, pihaknya tetap menekankan agar anggaran tersebut benar-benar diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.

“Jadi kalau uang bencana itu memang sepenuhnya untuk rakyat. Karena memang kita semua di sini untuk rakyat,” pungkasnya. (Haris)